Temukan ragam event menarik disini, informasi kerjasama Klik Disini

Festival Hadrah Sumenep 2026 Resmi Digelar, 6 Grup Terbaik Siap Tampil di Stadion A. Yani Perebutkan Piala Bupati

SUMENEP – Kabar menggembirakan bagi pecinta seni Islami dan budaya lokal. Festival Lomba Hadrah Klasik Piala Bupati Sumenep 2026 resmi hadir sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Sumenep tahun ini. Event yang mengusung semangat pelestarian tradisi tersebut akan menjadi panggung bagi grup-grup hadrah terbaik dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Sumenep.

Event Sumenep - festival Lomba Hadrah Klasik

Festival ini tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga eksistensi hadrah klasik, salah satu warisan budaya Islam yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Madura selama puluhan tahun.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada poster resmi penyelenggara, enam penampilan terbaik hasil seleksi akan tampil dalam acara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026 di Stadion A. Yani Sumenep.

Mengusung tema "Menjaga Warisan Leluhur, Menguatkan Identitas Hadrah Klasik Sumenep", festival ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya religi Sumenep kepada masyarakat yang lebih luas.

Hadrah Klasik, Warisan Budaya yang Terus Dijaga

Di tengah pesatnya perkembangan musik modern, keberadaan hadrah klasik masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.

Hadrah bukan hanya pertunjukan musik rebana semata, tetapi juga sarana dakwah, media silaturahmi, hingga bagian dari berbagai tradisi keagamaan seperti maulid nabi, peringatan hari besar Islam, khataman Al-Qur'an, hingga acara masyarakat lainnya.

Melalui festival ini, para generasi muda diberikan ruang untuk terus mempelajari teknik, irama, syair, hingga adab dalam memainkan hadrah klasik sesuai pakem yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Karena itulah, Festival Lomba Hadrah Klasik 2026 dinilai menjadi salah satu upaya konkret menjaga identitas budaya lokal agar tidak tergerus zaman.

Perebutkan Piala Bupati Sumenep 2026

Ajang bergengsi ini memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2026 dan diproyeksikan menjadi kompetisi hadrah paling bergengsi di wilayah Kabupaten Sumenep tahun ini.

Para peserta berasal dari berbagai kecamatan dan akan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam memainkan hadrah klasik sesuai kriteria penilaian yang telah ditentukan panitia.

Setelah melalui proses seleksi dan perlombaan, enam grup terbaik akan memperoleh kesempatan tampil pada panggung utama yang digelar di Stadion A Yani Sumenep.

Penampilan tersebut diperkirakan akan menjadi daya tarik tersendiri karena disaksikan langsung oleh masyarakat umum, tamu undangan, tokoh agama, tokoh budaya, serta jajaran pemerintah daerah.

Diikuti Berbagai Grup Hadrah Se-Kabupaten Sumenep

Festival Hadrah Sumenep 2026 dibuka untuk grup hadrah klasik yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Dengan cakupan peserta yang luas, kompetisi ini diprediksi menghadirkan berbagai karakter permainan hadrah yang khas dari masing-masing daerah.

Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi media bertukar pengalaman antarkelompok hadrah sehingga kualitas seni hadrah klasik di Sumenep dapat terus berkembang.

Tidak sedikit grup hadrah yang selama ini aktif tampil pada berbagai kegiatan keagamaan diperkirakan akan ikut ambil bagian dalam festival tersebut.

Mengangkat Identitas Budaya Religi Sumenep

Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan tradisi Islam cukup kuat.

Berbagai kesenian bernuansa religi masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat, termasuk hadrah klasik yang hingga kini tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Melalui Festival Lomba Hadrah Klasik 2026, pemerintah daerah bersama penyelenggara berupaya memperkuat identitas budaya tersebut sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.

Tema yang diangkat tahun ini, "Menjaga Warisan Leluhur, Menguatkan Identitas Hadrah Klasik Sumenep" menjadi pesan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui dokumentasi, tetapi juga dengan menghadirkannya dalam ruang publik yang mampu menarik perhatian masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumenep Turut Mendukung

Poster resmi festival juga menampilkan dukungan dari sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.
  • Wakil Bupati Sumenep K.H. Imam Hasyim, S.H., M.H.

Kehadiran tokoh-tokoh tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap keberlangsungan seni hadrah klasik sebagai salah satu identitas budaya masyarakat Sumenep.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh budaya, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga keberlanjutan tradisi ini di masa mendatang.

Puncak Acara Digelar di Stadion A. Yani Sumenep

Salah satu hal yang paling dinantikan adalah penampilan enam grup terbaik yang akan tampil pada acara puncak.

Panitia menetapkan:

  • Hari/Tanggal : 27 Agustus 2026
  • Lokasi : Stadion A Yani Sumenep

Dengan lokasi yang lebih luas, masyarakat memiliki kesempatan menyaksikan secara langsung penampilan terbaik para finalis dalam suasana festival yang meriah.

Panggung utama diperkirakan akan dikemas dengan tata cahaya, sistem suara, dan dekorasi bernuansa Islami sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Cara Mendapatkan Informasi Festival

Bagi masyarakat maupun grup hadrah yang ingin mengetahui persyaratan lomba secara lengkap, panitia telah menyediakan QR Code yang dapat dipindai untuk melihat petunjuk teknis (juknis) dan ketentuan perlombaan atau melalui link berikut.

Link Juknis dan Ketentuan Lomba Hadrah

Selain itu, panitia juga menyediakan kontak informasi: 0859-3385-5726 (Mansur Han)

Peserta disarankan membaca seluruh ketentuan sebelum melakukan pendaftaran maupun mengikuti tahapan perlombaan.

Festival Diprediksi Menjadi Magnet Wisata Religi dan Budaya

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Festival Hadrah Klasik Sumenep juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata daerah.

Kehadiran peserta dan pendukung dari berbagai kecamatan diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, kuliner, transportasi, hingga sektor jasa lainnya.

Bagi wisatawan, festival ini juga menjadi kesempatan menikmati kekayaan budaya Islam khas Madura yang masih terjaga hingga saat ini.

Momentum tersebut sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan religi di Pulau Madura.

Jangan Lewatkan Festival Hadrah Terbesar di Sumenep Tahun 2026

Bagi masyarakat yang menyukai seni Islami, musik rebana, sholawat, maupun budaya Madura, Festival Lomba Hadrah Klasik Piala Bupati Sumenep 2026 menjadi agenda yang sayang untuk dilewatkan.

Acara ini bukan hanya menyuguhkan kompetisi, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta kecintaan terhadap warisan leluhur.

Dengan tampilnya enam grup terbaik pada panggung puncak di Stadion A Yani Sumenep, masyarakat akan disuguhkan penampilan hadrah klasik terbaik yang mencerminkan kekayaan seni religi Kabupaten Sumenep.

Festival ini diharapkan mampu menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi ikon budaya Kabupaten Sumenep di tingkat regional maupun nasional, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, dan melestarikan seni hadrah klasik sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Posting Komentar

© Event Sumenep. All rights reserved. Developed by Jago Desain
/*
Event Sumenep
Informasi Kerjasama Ingin menjalin kerjasama dengan kami? silahkan klik disini
*/
Silahkan chat dengan tim kami Admin akan membalas dalam beberapa menit
Halo, Ada yang bisa kami bantu?
Mulai chat...