Temukan ragam event menarik disini, informasi kerjasama Klik Disini

Festival Lomba Hadrah Se-Madura Digelar di Sumenep, Hadiah Juara 1 Rp10 Juta dan Bawa Pulang Trofi Bergengsi

SUMENEP – Kabar menarik bagi para pegiat seni hadrah di Madura. Festival Lomba Hadrah Se-Madura akan digelar di Kabupaten Sumenep dengan mengusung tajuk “Sang Legendaris Hadrah Sumenep”. Ajang ini menawarkan hadiah uang tunai hingga Rp10 juta sekaligus trofi bergilir dan trofi tetap bagi para pemenang.

Event Sumenep - Festival Lomba Hadrah

Informasi tersebut tercantum dalam poster resmi kegiatan yang beredar. Dalam poster disebutkan bahwa festival ini memperebutkan trofi tetap, trofi bergilir, serta uang tunai dari HM. Group dan PR. Bahagia Sumenep, yang dipersembahkan oleh Denali.

Tak hanya menawarkan hadiah besar, lomba hadrah Se-Madura ini juga membawa misi untuk menghidupkan kembali seni hadrah khas Madura yang memiliki akar kuat dalam tradisi keagamaan dan kebudayaan masyarakat.

Festival Lomba Hadrah Se-Madura Berhadiah Puluhan Juta

Daya tarik utama dari Festival Lomba Hadrah Se-Madura 2026 adalah besarnya hadiah yang disiapkan bagi peserta terbaik.

Berdasarkan informasi pada poster, juara pertama akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp10.000.000. Sementara itu, juara kedua berhak memperoleh Rp7.500.000, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp5.000.000.

Dengan demikian, total hadiah uang tunai untuk tiga besar mencapai Rp22,5 juta.

Selain hadiah uang tunai, para pemenang juga akan memperebutkan trofi tetap dan trofi bergilir. Kehadiran trofi bergilir menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena dapat menjadi simbol prestasi sekaligus gengsi bagi grup hadrah yang berhasil menjadi yang terbaik.

Informasi hadiah tersebut tercantum jelas dalam poster kegiatan yang memuat rincian hadiah Juara 1 Rp10 juta, Juara 2 Rp7,5 juta, dan Juara 3 Rp5 juta.

Mengusung Nama “Sang Legendaris Hadrah Sumenep”

Festival ini tidak sekadar menggunakan nama Festival Lomba Hadrah Se-Madura. Pada bagian utama poster, penyelenggara juga menampilkan tagline “Sang Legendaris Hadrah Sumenep”.

Nama tersebut menjadi penanda bahwa kegiatan ini ingin memberikan ruang bagi seni hadrah yang telah lama berkembang di tengah masyarakat Sumenep dan Madura.

Hadrah sendiri tidak hanya dikenal sebagai seni musik dengan dominasi rebana. Dalam praktiknya, pertunjukan hadrah juga lekat dengan lantunan pujian dan syair keagamaan sehingga memiliki tempat tersendiri dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Di Sumenep, seni hadrah dan selawat juga memiliki basis penggemar yang cukup kuat. Sebelumnya, berbagai kegiatan bernuansa hadrah dan selawat di daerah ini juga mampu menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar. Salah satu contoh terbaru adalah kegiatan Madura Berselawat di GOR A. Yani Sumenep yang diberitakan dihadiri ribuan masyarakat.

Karena itu, kehadiran festival hadrah Sumenep dengan cakupan peserta se-Madura berpotensi menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian para pencinta seni religi.

Wajib Membawakan Lagu Karya Tokoh Hadrah Madura

Ada ketentuan khusus yang membuat lomba hadrah Madura ini semakin menarik.

Peserta diwajibkan membawakan lagu wajib dan lagu pilihan. Untuk lagu wajib, poster mencantumkan karya Ust. Syekh Ahmad Umar bin Ta'lab yang dikaitkan dengan Album Hikmatul Isyraq.

Sementara untuk lagu pilihan, peserta diwajibkan membawakan karya Ust. H. Husnol Khawatim dari Album Hikmatul Asror.

Ketentuan tersebut membuat kompetisi tidak hanya berorientasi pada kemampuan peserta memainkan alat musik hadrah, tetapi juga menyentuh aspek penguasaan repertoar lagu dan karakter musikal yang menjadi bagian dari tradisi hadrah Madura.

Dengan adanya lagu wajib dan lagu pilihan, setiap grup tentu harus menyiapkan penampilan sebaik mungkin. Aransemen, kekompakan, vokal, permainan rebana, hingga penghayatan terhadap lagu dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan penampilan.

Bagi grup hadrah yang selama ini aktif mengikuti berbagai perlombaan, ketentuan tersebut juga dapat menjadi tantangan tersendiri.

Pendaftaran Lomba Hadrah Dibuka hingga 15 September 2026

Bagi grup hadrah yang ingin mengikuti lomba hadrah 2026 ini, waktu pendaftaran perlu diperhatikan.

Poster mencantumkan bahwa batas akhir pendaftaran adalah 15 September 2026. Sementara pelaksanaan kegiatan akan dimulai pada 20 September 2026.

Artinya, calon peserta memiliki waktu terbatas untuk mempersiapkan administrasi sekaligus materi penampilan sebelum kompetisi dimulai.

Jarak antara batas pendaftaran dan awal pelaksanaan juga cukup dekat. Karena itu, grup yang berminat mengikuti Festival Lomba Hadrah Se-Madura sebaiknya tidak menunggu hingga hari terakhir untuk melakukan pendaftaran.

Persiapan sejak awal akan memberikan waktu lebih banyak bagi peserta untuk menentukan personel, memilih konsep penampilan, mempersiapkan lagu wajib dan lagu pilihan, serta melakukan latihan secara maksimal.

Digelar di Lorong Anyar Ganding Sumenep

Salah satu informasi penting yang tercantum dalam poster adalah lokasi pelaksanaan.

Festival Lomba Hadrah Se-Madura dijadwalkan berlangsung di Lorong Anyar, Ganding, Sumenep.

Pemilihan Sumenep sebagai lokasi kegiatan sekaligus memperkuat posisi kabupaten paling timur di Pulau Madura tersebut sebagai salah satu daerah yang aktif menggelar kegiatan seni, budaya, dan keagamaan.

Bagi peserta dari luar Sumenep, informasi lokasi ini juga penting untuk diperhatikan sejak awal, terutama dalam mempersiapkan perjalanan dan kebutuhan teknis rombongan.

Festival dengan cakupan se-Madura tentunya berpotensi mempertemukan grup-grup hadrah dari berbagai wilayah di Pulau Madura. Persaingan antarpeserta pun diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama acara.

Bukan Sekadar Perebutan Hadiah

Jika dilihat dari hadiah yang ditawarkan, Festival Lomba Hadrah Se-Madura memang cukup menggiurkan. Namun, nilai kegiatan ini tidak hanya terletak pada hadiah uang tunai.

Festival seni seperti ini juga dapat menjadi ruang bagi para pelaku hadrah untuk memperlihatkan kemampuan, bertukar pengalaman, dan menjaga keberlangsungan tradisi seni religi di tengah perkembangan zaman.

Apalagi, konsep kompetisi dengan memperebutkan trofi tetap dan trofi bergilir dapat menciptakan motivasi tambahan bagi setiap grup untuk memberikan penampilan terbaik.

Bagi masyarakat, acara seperti ini juga dapat menjadi hiburan sekaligus sarana mengenal lebih dekat seni hadrah yang berkembang di Madura.

Terlebih, poster kegiatan secara khusus mengangkat identitas “Sang Legendaris Hadrah Sumenep”, yang memberi penekanan pada nilai sejarah dan eksistensi seni hadrah di daerah tersebut.

Denali Jadi Sponsor Utama

Dalam poster, Denali tercantum sebagai sponsor utama sekaligus pihak yang mempersembahkan kegiatan. Sementara HM. Group dan PR. Bahagia Sumenep disebut sebagai pihak yang menyediakan hadiah uang tunai serta trofi.

Dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan festival. Dengan adanya dukungan sponsor, kompetisi dapat dikemas dengan hadiah yang lebih menarik sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelaku seni hadrah.

Poster juga mencantumkan kontak pendaftaran dan informasi, salah satunya Ust. Abi Fasya dengan nomor 0817-0304-3003.

Calon peserta sebaiknya menghubungi panitia terlebih dahulu untuk memastikan persyaratan, mekanisme pendaftaran, teknis lomba, serta informasi terbaru yang mungkin belum tercantum dalam poster.

Jadi Ajang Adu Gengsi Grup Hadrah di Madura?

Dengan hadiah juara pertama mencapai Rp10 juta, trofi tetap, trofi bergilir, serta peserta yang ditargetkan berasal dari wilayah se-Madura, festival ini berpotensi menjadi salah satu kompetisi hadrah yang menarik perhatian.

Persaingan tentu bukan hanya soal siapa yang paling meriah memainkan rebana. Peserta juga harus mampu menyajikan lagu wajib dan lagu pilihan sesuai ketentuan, sekaligus membangun penampilan yang kompak dan memiliki karakter.

Bagi grup hadrah, kesempatan seperti ini juga bisa menjadi ajang untuk mengukur kemampuan mereka setelah menjalani berbagai latihan dan tampil di tengah masyarakat.

Apalagi, seni hadrah memiliki basis komunitas yang kuat di Madura. Kompetisi seperti ini dapat mempertemukan banyak grup dengan karakter dan gaya penampilan berbeda dalam satu panggung.

Catat Tanggalnya: 15 dan 20 September 2026

Bagi grup yang tertarik mengikuti Festival Lomba Hadrah Se-Madura, ada dua tanggal penting yang perlu dicatat.

15 September 2026 menjadi batas akhir pendaftaran peserta. Kemudian, 20 September 2026 menjadi tanggal dimulainya pelaksanaan lomba. Lokasi kegiatan berada di Lorong Anyar, Ganding, Sumenep.

Dengan hadiah yang mencapai puluhan juta rupiah, perebutan trofi tetap dan trofi bergilir, serta konsep kompetisi yang mengangkat karya-karya dalam tradisi hadrah Madura, acara ini layak menjadi perhatian para grup hadrah di Madura.

Kini pertanyaannya tinggal satu: grup hadrah mana yang akan keluar sebagai juara dan membawa pulang hadiah Rp10 juta sekaligus trofi bergengsi Festival Lomba Hadrah Se-Madura?

Jawabannya akan ditentukan setelah seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung “Sang Legendaris Hadrah Sumenep.”

Posting Komentar

© Event Sumenep. All rights reserved. Developed by Jago Desain
/*
Event Sumenep
Informasi Kerjasama Ingin menjalin kerjasama dengan kami? silahkan klik disini
*/
Silahkan chat dengan tim kami Admin akan membalas dalam beberapa menit
Halo, Ada yang bisa kami bantu?
Mulai chat...