SUMENEP – Kabar menarik bagi para orang tua yang ingin mengembangkan kepercayaan diri anak. RRI Sumenep bersama MG membuka Open Class Public Speaking for Kids sebagai salah satu kegiatan edukatif dalam rangkaian RRI Fest 2026. Kelas ini dirancang khusus untuk anak usia 7–12 tahun agar mampu tampil lebih percaya diri, berani berbicara di depan umum, serta menyampaikan ide dengan cara yang menyenangkan.
Berdasarkan poster resmi kegiatan, Public Speaking for Kids Sumenep akan digelar pada Minggu, 6 September 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Aula Pertemuan RRI Sumenep. Pendaftaran dibuka hingga Kamis, 3 September 2026, sehingga orang tua yang berminat mendaftarkan putra-putrinya perlu memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan panitia.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menawarkan materi berbicara di depan umum. Anak-anak juga akan mendapatkan pembelajaran mengenai berani tampil, perkenalan diri, artikulasi dan intonasi, body language, hingga storytelling. Dengan konsep kelas yang interaktif, peserta diharapkan dapat belajar komunikasi secara bertahap tanpa suasana yang menegangkan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang hadir di tengah kemeriahan RRI Fest 2026, sebuah rangkaian perayaan yang digelar RRI Sumenep dalam menyambut Hari Radio ke-81. Rangkaian festival ini memang menghadirkan berbagai kegiatan sosial, edukasi, kreativitas, hiburan hingga aktivitas pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Public Speaking Anak Kini Jadi Keterampilan Penting Sejak Dini
Kemampuan berbicara di depan umum saat ini semakin menjadi perhatian banyak orang tua. Tidak sedikit anak yang sebenarnya memiliki banyak ide, aktif di rumah, bahkan mampu bercerita panjang kepada keluarga, namun berubah menjadi pendiam ketika diminta berbicara di depan kelas atau tampil di hadapan banyak orang.
Di sinilah kelas public speaking anak memiliki peran penting sebagai ruang belajar yang menyenangkan. Anak tidak hanya diajarkan bagaimana berbicara dengan suara keras, tetapi juga bagaimana menyusun kalimat, memperkenalkan diri, mengatur ekspresi wajah, menggunakan bahasa tubuh, hingga menyampaikan cerita dengan percaya diri.
Public speaking bukan semata-mata keterampilan untuk menjadi pembawa acara atau presenter. Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan komunikasi membantu anak ketika berdiskusi di sekolah, menyampaikan pendapat, mengikuti lomba pidato, bercerita, menjadi ketua kelas, hingga berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Karena itu, kegiatan Public Speaking for Kids Sumenep hadir dengan pendekatan pembelajaran yang lebih ramah anak. Poster kegiatan secara khusus menuliskan semangat utama kelas ini, yakni menjadikan anak berani bicara, percaya diri, dan tampil tanpa takut.
Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena pembelajaran komunikasi untuk anak memang membutuhkan suasana yang membuat peserta merasa nyaman. Anak-anak cenderung lebih mudah berkembang ketika belajar melalui aktivitas interaktif dibanding hanya mendengarkan teori secara satu arah.
Digelar 6 September 2026 di Aula RRI Sumenep
Bagi masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya orang tua yang sedang mencari kegiatan positif di akhir pekan, agenda ini menjadi salah satu pilihan menarik.
Berdasarkan informasi resmi pada poster, pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut:
- Hari dan tanggal : Minggu, 6 September 2026
- Waktu : 08.00 WIB – selesai
- Tempat : Aula Pertemuan RRI Sumenep
- Peserta : Anak usia 7 hingga 12 tahun
Lokasi pelaksanaan berada di lingkungan RRI Sumenep yang juga menjadi pusat sejumlah agenda puncak RRI Fest 2026. Menurut jadwal yang diumumkan RRI, tanggal 6 September memang menjadi salah satu hari utama festival dengan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat, termasuk bazar UMKM, lomba anak, penyiar cilik, hingga audisi Bintang Radio.
Dengan demikian, Open Class Public Speaking for Kids menjadi bagian dari atmosfer kegiatan edukatif dan kreativitas yang mewarnai penutupan rangkaian festival tersebut.
Lima Materi Utama yang Dipelajari Peserta
Salah satu hal yang membuat kegiatan ini menarik adalah materi pembelajaran yang cukup lengkap untuk ukuran kelas anak. Panitia mencantumkan lima fokus utama yang akan diberikan kepada peserta.
1. Berani tampil
Materi pertama adalah membangun keberanian tampil di depan orang lain. Banyak anak sebenarnya mampu berbicara, tetapi rasa malu membuat mereka enggan maju ke depan kelas.
Melalui aktivitas interaktif, anak akan dibiasakan memperkenalkan diri, berbicara singkat, dan tampil secara bertahap. Tujuannya bukan menjadikan semua peserta langsung mahir, melainkan membantu mereka merasa nyaman ketika menjadi pusat perhatian.
Keberanian merupakan fondasi utama dalam public speaking. Ketika anak sudah berani berdiri dan membuka percakapan, kemampuan komunikasi berikutnya akan lebih mudah berkembang.
2. Perkenalan diri
Kemampuan memperkenalkan diri sering dianggap sederhana, padahal menjadi bagian penting dalam komunikasi.
Anak akan belajar menyebutkan identitas, hobi, cita-cita maupun hal menarik tentang dirinya dengan bahasa yang runtut dan mudah dipahami.
Materi ini sangat bermanfaat bagi anak ketika mengikuti kegiatan sekolah, lomba, organisasi maupun lingkungan baru. Perkenalan diri yang baik juga melatih anak menyusun kalimat secara spontan tanpa harus menghafal terlalu banyak.
3. Artikulasi dan intonasi
Berbicara bukan hanya soal isi kalimat, tetapi juga bagaimana suara disampaikan.
Materi artikulasi dan intonasi membantu anak memahami pentingnya pengucapan yang jelas serta perubahan nada suara agar pembicaraan tidak terdengar datar.
Dalam komunikasi sehari-hari, artikulasi membuat pendengar lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Sementara intonasi membantu menghadirkan emosi, semangat dan penekanan pada bagian tertentu dari sebuah cerita.
Bagi anak yang gemar membaca puisi, mendongeng, menjadi MC kecil atau mengikuti lomba pidato, latihan artikulasi tentu menjadi modal yang sangat berguna.
4. Body language
Tidak semua komunikasi dilakukan melalui kata-kata. Ekspresi wajah, gerakan tangan, kontak mata hingga posisi berdiri juga menjadi bagian dari cara seseorang menyampaikan pesan.
Melalui materi body language, peserta akan dikenalkan pada kontak mata, ekspresi serta gestur yang mendukung komunikasi.
Bahasa tubuh yang baik bukan berarti harus berlebihan. Justru anak akan belajar menggunakan gerakan yang natural agar terlihat lebih percaya diri ketika berbicara di depan orang lain.
5. Storytelling
Materi terakhir adalah storytelling atau seni bercerita.
Kemampuan bercerita sangat dekat dengan dunia anak karena hampir setiap hari mereka mendengarkan dongeng, menceritakan pengalaman maupun berbagi kisah kepada teman.
Dalam public speaking, storytelling membantu seseorang menyampaikan pesan secara lebih menarik. Anak-anak dapat belajar menyusun alur cerita sederhana, menentukan bagian awal, tengah dan akhir, kemudian menyampaikannya dengan ekspresi yang hidup.
Kemampuan ini juga dapat mendukung berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik seperti lomba bertutur, mendongeng hingga presentasi sederhana di sekolah.
Syarat Pendaftaran Public Speaking for Kids Sumenep
Panitia telah mencantumkan beberapa ketentuan bagi calon peserta yang ingin mengikuti kelas ini.
Peserta diperuntukkan bagi anak dengan usia 7 sampai 12 tahun. Selain itu, anak diharapkan dalam kondisi sehat sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran.
Pendaftaran juga membutuhkan persetujuan orang tua atau wali sebagai bentuk pendampingan terhadap peserta anak.
Ketentuan lain yang perlu diperhatikan adalah peserta wajib hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan karena kegiatan berlangsung dalam satu rangkaian kelas pada Minggu pagi.
Adapun biaya pendaftaran sebesar Rp100.000. Biaya tersebut menurut poster sudah termasuk fasilitas free goodie bag dan snack bagi peserta selama kegiatan berlangsung.
Bagi orang tua yang sering mencari kegiatan pengembangan diri untuk anak di Sumenep, informasi biaya dan fasilitas tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum melakukan pendaftaran.
Pendaftaran Ditutup Kamis, 3 September 2026
Hal yang perlu menjadi perhatian adalah batas akhir pendaftaran.
Panitia menetapkan Kamis, 3 September 2026 sebagai penutupan registrasi peserta. Artinya, masyarakat memiliki waktu terbatas sebelum pelaksanaan kegiatan pada Minggu, 6 September 2026.
Poster juga menyediakan QR Code pendaftaran yang dapat dipindai untuk mengisi formulir secara online. Mekanisme tersebut memudahkan calon peserta melakukan registrasi tanpa harus datang langsung ke lokasi, atau bisa dengan klik link pendaftaran berikut
Link Pendaftaran Public Speaking for Kids
Alur pendaftaran yang tercantum pada poster cukup sederhana, yakni mengisi formulir pendaftaran online, mengunggah file persyaratan apabila diperlukan, kemudian peserta dinyatakan siap mengikuti kelas setelah proses pendaftaran selesai.
Untuk informasi lebih lanjut, panitia menyediakan layanan kontak pada nomor 0812-4685-8774 yang dapat dihubungi oleh calon peserta maupun orang tua.
Dengan sistem registrasi digital tersebut, proses pendaftaran menjadi lebih praktis bagi masyarakat Sumenep dan sekitarnya.
Menjadi Bagian dari Semarak RRI Fest 2026
Public Speaking for Kids bukanlah kegiatan tunggal yang berdiri sendiri.
RRI Sumenep sebelumnya telah mengumumkan bahwa RRI Fest 2026 menghadirkan beragam agenda mulai dari donor darah, penanaman pohon, jalan sehat, beauty class, konten digital, bazar UMKM, lomba mewarnai, penyiar cilik hingga audisi Bintang Radio. Festival tersebut dirancang untuk melibatkan berbagai kelompok masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi dan kreativitas.
Kehadiran kelas public speaking anak memperlihatkan bahwa rangkaian RRI Fest juga memberikan ruang bagi pengembangan keterampilan generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah dasar.
Tema besar festival yang mengedepankan kolaborasi masyarakat membuat berbagai kegiatan memiliki karakter berbeda. Ada yang fokus pada sosial, kesehatan, ekonomi kreatif, hiburan hingga pendidikan komunikasi bagi anak.
Karena itu, tanggal 6 September 2026 diperkirakan menjadi salah satu momentum yang cukup meriah di lingkungan RRI Sumenep karena sejumlah agenda puncak berlangsung pada hari yang sama.
Mengapa Orang Tua Perlu Mengenalkan Public Speaking Sejak Anak-Anak?
Kemampuan komunikasi sering kali berkembang melalui kebiasaan.
Semakin sering anak diberi kesempatan berbicara, menyampaikan pendapat dan menceritakan pengalaman, semakin besar peluang mereka membangun rasa percaya diri secara alami.
Namun yang perlu dipahami, setiap anak memiliki karakter berbeda.
Ada anak yang mudah berbicara kepada siapa saja, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi. Karena itulah kelas seperti Public Speaking for Kids dapat menjadi ruang latihan yang lebih terstruktur dengan materi yang disusun khusus sesuai usia peserta.
Bagi orang tua, tujuan utama bukan menjadikan anak sebagai pembicara profesional dalam sehari.
Yang jauh lebih penting adalah membantu anak memiliki keberanian menyampaikan ide dengan sopan, mampu memperkenalkan diri, berbicara dengan jelas dan percaya diri ketika berada di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kemampuan tersebut akan menjadi bekal yang terus digunakan dalam berbagai tahap perkembangan anak.
Mulai dari presentasi tugas sekolah, mengikuti organisasi, lomba pidato, kegiatan kepramukaan, menjadi pembawa acara hingga berinteraksi di dunia pendidikan yang semakin menuntut kemampuan komunikasi.
Catat Jadwalnya, Jangan Lewatkan Batas Pendaftaran
Bagi masyarakat yang sedang mencari kelas public speaking anak di Sumenep, kegiatan ini menjadi salah satu agenda edukatif yang patut diperhatikan pada awal September 2026.
Dengan peserta usia 7–12 tahun, materi pembelajaran yang mencakup keberanian tampil, perkenalan diri, artikulasi, intonasi, bahasa tubuh hingga storytelling, kegiatan ini menawarkan pengalaman belajar komunikasi dalam suasana interaktif.
Pelaksanaan dijadwalkan pada Minggu, 6 September 2026 pukul 08.00 WIB di Aula Pertemuan RRI Sumenep, sementara pendaftaran ditutup lebih awal pada Kamis, 3 September 2026.
Jadi, bagi orang tua yang ingin memberikan pengalaman belajar berbeda kepada putra-putrinya, jangan sampai melewatkan kesempatan mengikuti Open Class Public Speaking for Kids RRI Sumenep yang menjadi bagian dari semarak RRI Fest 2026. Selain menjadi kegiatan akhir pekan yang positif, kelas ini juga menjadi wadah bagi anak untuk belajar berbicara, menyampaikan ide dan tampil lebih percaya diri sejak usia dini.

